Mencari Tuhan yang hilang
Suara ayam berkumandang menandakan sang fajar telah datangMenyinari sisi tembok kamar yang sempit dan usang
Iya ,,,,, ini lah kehidupan seorang perantauan
Pergi jauh dari kampong halaman hanya untuk mengejar mimpi-mimpi yang tak tau kapan akan datang.
Menilas titik balik kehidupan
Kurasa saat ini jiwa kosong dan lapar
Hidup semakin penuh dengan beban
Apa mungkin karna jauh dari sang pemberi kehidupan
Kemana lagi daku melangkah
Setiap detik selalu terngiang jutaan pertanyaan
Untuk apa hidup yang hanya berlumur dosa
Tetapi jalan ini selalu berbeda dari apa yang kita pikirkan
Tuhan kemana hamba harus melangkah
Mengapa sinar kebahagiaan yang dahulu, kini menghilang
Hati terasa sakit dan nafas begitu sesak
Apa begitu sulit untuk bahagia
Tuntunlah hamba untuk kembali kepada Engkau yang Maha Pemberi kehidupan dan kebahagiaan ,
Tunjukanlah jalan kebahagiaan yang hakiki itu ,,,,

Post a Comment
Post a Comment