Sahabat,,,,
pernahkah kita merasakan jika sesungguhnya hidup ini indah dengan segala keindahan yang telah Allah berikan untuk kita semua.

Akan tetapi, terkadang kita lupa untuk mensyukuri dan menikmati hidup ini.
Terlalu banyak kalimat mengeluh yang kita lontarkan, dibandingkan sifat syukur dan ikhlas yang kita tunjukan.

Ada sedikit  kisah inspirasi dari seorang sufi hebat pada jaman sahabat rasul terdahulu, tepatnya pada masa pemerintahan khalifah harun alrasyid.


Ada seorang laki-laki yang datang kepada abu nawas, ia menceritakan tentang keluh kesah hidup nya, tentang rumahnya yang sangat kecil untuk ia tinggali  bersama keluarganya, ia mempunya 3 orang anak dan satu istri, akan tetapi ia tidak mempunyai  uang untuk memperluas rumahnya,





Dengan senyum khas abu nawas pun bekata"sekarang engkau pulang dan beli lah sepasang ayam, jantan dan betina beserta kandangnya kemudian engkau simpanlah ayam beserta tempat tinggalnya didalam rumah mu" ia bingung dengan perkataan abu nawas dengan rasa bingungnya ia pun menuruti perkataan sang sufi hebat.

Beberapa hari kemudian laki-laki itupun datang kembali kepada abu nawas dengan keluh kesah dan muka muram yang lebih parah , ia mengadukan bahwa rumahnya makin sempit dan bau .
Abu nawas pun tersenyum seperti biasanya, dan iapun berkata"sekarang engkau pulanglah dan beli lah sepasang bebek, jantan dan betina beserta kandangnya dan engkau simpan didalam rumahmu"
makin dibuat bingung sang lelaki, iapun melakukan perintah sang guru.

Selang beberapah hari lelaki itu pun datang laki kepada abu nawas dengan keluhan yang makin parah tenmtang rumahnya yang makin sempit dan bau, abu nawas pun dengan senyum indahnya berkata''pulanglah engkau dan beli lah sepasan kambing jantan dan betina lalu simpanlah kambing itu didalam rumah mu" dengan muka yang mkin bingung lelaki itu pun menuruti perkataan abu nawas 

Beberapa hari kemudia lelki itu datang dengan wajah marah dan penuh kelah kesuh mengadu kepada abu nawas bahwa ia sudah tidak kuat menghadapi rumahnya yang makin sempit dan istrinya selalu marah kepadanya akibat ulah binatang-binatang yang ada dirumah nya, kemudian dengan senyum indahnya abu nawaspun perkata" sekarang engkau pulanglah dan jualah seluruh binatang yang ada dirumahmu'' lelaki itu pun pulang dengan wajah yang makin bingung untuk apa abu nawas menyuruh ia membeli binatang peliharaan yang akhirnya untuk dijual.

Beberapa minggu kemudian lelaki itu datang dengan wajah yang cerah dan bahagia ia bercerita bahwa sekrang ia bahagia karena rumahnya terasa luas dan istrinya tidak marah-marah lagi. abu nawas pun berkata sambil tersenyum " sekarnag engkau lihat rumah mu semakin luas padahal engkau tidak memperluas bangunan mu satu sentipun, rumah mu terasa sempit karena hati dan pikiranmu yang merasa rumahmu semakin sempit , kini hatimu mulai bisa merasakan sebenarnya rumahmu itu luas engkau hanya perlu bersyukur atas nikmat yang Allah berikan, terkadang kita lupa akan nikmat yang Allah berikan dan terlalu sibuk untuk memperhatikan nikmat orang lain, yang membuat hati dan pikiran kita terlalu sempit untuk mensyukuri segala macam nikmat Allah.



Qonaah dan syukur merupakan kekayaan hati yang sangat penting,  dengan kedua unsur ini kita akan dapat mensyukuri dan menikmati segala nikmat yang Allah berikan baik yang kecil maupun besar, yang kecil terasa besar dan yang  besar terasa  makin besar.
kerika kita merasa bahwa hidup kita terasa sulit maka lihatlah hidup orang yang dibawah kita yang lebih sulit hidupnya.

Perbanyak ibadah, membaca alquran dan bershodaqoh maka hidup akan dipermudah oleh sang Kuasa.

salam sukses


hamsansiswanto